Wisata ke Kampung Sarugo, Wisatawan Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Kampung wisata saribu gonjong (Sarugo) yang berada di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar merupakan salah satu lokasi wiasata yang mulai dikunjungi oleh wisatawan. Destinasi ini memiliki keunikan tersendiri, ada banyak keindahan alam yang berada di perkampungan adat ini, salah satunya adalah panorama hijaunya gunung yang mengelilingi desa tersebut.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit mengungkapkan kekagumannya ketika mengunjungi desa adat tersebut mengungkapkan, bahwa ini adalah destinasi wisata baru, yang memperlihatkan wisata adat dan budaya dalam sebuah kampung Wisata Adat Saribu Gonjong (Sarugo).

Dalam kunjungan ini, terlihat Nasrul Abit terkagum-kagum senang menikmati keindahan alam saat mengunjungi kampung wisata Sarugo.

“Sarugo ini lokasi wisata luar biasa. Memang perlu dibenahi terutama akses jalan dan berbagai hal yang menonjolkan potensi wisata kampung adat Sarugo ini. Saya yakin potensi wisata adat tidak kalah dengan destinasi keindahan dan keunikan wisata yang lain,” ungkap Nasrul Abit, Selasa (1/9).

Selain pemandangan yang indah, pengunjung dimanjakan dengan fasilitas petik sendiri jeruk yang dikenal dengan jeruk harum dan manis Gunung Omeh.

Nasrul Abit berharap, kawasan wisata itu dilakukan untuk melestarikan budaya daerah, khususnya budaya adat istiadat Minangkabau, sekaligus tempat wisata ini dapat menjadi tujuan wisatawan memahami etika adat sebagai karakter jati diri anak nagari di daerah ini.

“Karena ini merupakan wisata budaya adat, masyarakat di sini harus mengerti dengan adat istiadat, mulai dari penyambutan sampai dengan prilaku etika sebagai masyarakat Minang yang berbudaya dalam tutur dan budi perkerti menjamu para wisatawan yang berkunjung,” terang Nasrul Abit.

Mempersiapkan adat budaya, Nasrul Abit katakan yang dapat meningkatkan desa agrowisata, serta membentuk karakter masyarakat sadar wisata. Baru setelah itu mempersiapkan tempat-tempat yang nyaman untuk para pengunjung.

“Selamat atas dibukanya lokasi wisata baru dan semoga menjadi multi efek yang baik bagi kemajuan pembangunan daerah serta meningkatnya perekonomian bagi seluruh masyarakat sekitar,” harap Nasrul Abit.

Namun dalam menjaga kesehatan dan keselamatan berwisata di Sumbar, Nasrul Abit berpesan di masa pandemi ini, tolong saling menjaga. Pengunjung harus ikuti protokol kesehatan dan wajib menggunakan masker, sebab Covid-19 tak mengenal tempat dan siapa saja bisa terpapar Virus Corona.

Kampung wisata adat tersebut berada di Jorong Sungai Dadok, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.


Ketentuan : 
Berita ini dan semua isi dari sumbar.travel diperbolehkan untuk diperbanyak, disebarluaskan dan dirubah seperlunya dengan mencantumkan sumber sumbar.travel

Sekilas Sumbar.Travel

Sumbar.travel merupakan situs publikasi kepariwisataan yang dikelola tim yang dibentuk Dinas Pariwisata Sumbar. Untuk menyebarkan informasi Dinas Pariwisata Sumbar menggunakan situs sumbar.travel, media sosial @sumbartravel, bekerjasama dengan GenPI Sumbar. Publikasi juga dilakukan melalui kerjasama dengan media luar ruang dan media massa. Paragraph

Ingin kegiatan, lembaga atau profil usaha pariwisata anda dipublikasikan? Kirimkan informasinya ke email: news@sumbar.travel

Informasi resmi Dinas Pariwisata Sumbar, bisa didapatkan di http://dispar.sumbarprov.go.id/