TdS 2019, Solok Selatan Siap Jadi Start Etape Jambi

Padang – Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah start Tour de Singkarak jika etape Kerinci dan Sungai Penuh, Jambi, terwujud pada 2019.

“Kami siap sebagai tuan rumah start jika TdS 2019 melintasi Kerinci dan Sungai Penuh,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Solok Selatan Harry Trisna saat dikonfirmasi dari Padang, Rabu.

Sebagai lokasi start, sebutnya Solok Selatan merupakan kabupaten terdekat dari kedua daerah Provinsi Jambi tersebut karena langsung berbatasan dengan Kerinci. Jarak Solok Selatan ke Sungai Penuh sendiri sekitar 121 kilometer.

Solok Selatan dan Kerinci merupakan kabupaten yang berada di kaki Gunung Api aktif Kerinci.

Menjadi lokasi start, sebutnya, merupakan impian daerah pemekaran Solok itu sejak awal terlibat dalam event balap sepeda internasional ini pada 2013.

Beberapa kali Solok Selatan mengajukan diri sebagai lokasi start, namun terkendala dengan penginapan.

Menurut Harry, “homestay” dengan memanfaatkan rumah adat Minangkabau, Rumah Gadang, di kampung adat Kawasan Saribu Rumah Gadang bisa menjadi solusi.

Saat ini, sebutnya setidaknya telah ada 10 “homestay” yang memanfaatkan Rumah Gadang.

“Ini akan menjadi pengalaman yang berbeda bagi para pebalap yang selama ini tidur di hotel, tapi di Solok Selatan justru di rumah gadang,” ujarnya.

Pelatihan dan pembinaan kepada pemilik “homestay” terus ditingkatkan agar pelayanan bisa memenuhi standar hotel berbintang.

Sebelumnya Wakil Ketua DPRD Solok Selatan, Armen Syahjohan, menyarankan agar daerahnya menjadi lokasi start TdS etape Kerinci dan Sungai Penuh jika terwujud pada 2019 dan memanfaatkan “homestay” Rumah Gadang sebagai tempat penginap para pebalap dan ofisial.

“Solok Selatan kabupaten yang ideal untuk start dari Sumatera Barat,” sebutnya.

Sementara Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, menyebutkan wacana dua daerah di Jambi ikut jadi tuan rumah TdS pada 2019 sudah bicarakan dengan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi Fachrori Umar dan akan ditindaklanjuti dengan serius.

Nasrul mengatakan hasil pertemuan itu, Pemprov Jambi akan menyurati Kementerian Pekerjaan Umum untuk mengalokasikan anggaran dan menyesuaikan jadwal perbaikan jalan Sungai Penuh, Jambi hingga ke Muaro Labuah, Sumbar agar bisa digunakan sebagai salah satu etape Tour de Singkarak.

Sedangkan Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Oni Yulfian menyebutkan kemungkinan survey etape Kerinci dan Sungai Penuh dilakukan tahun ini.

“Hasil survey tahun ini akan jadi evaluasi untuk pelaksanaan 2019,” katanya.

Sumber : sumbar.antaranews.com, 📷: tourdesingkarak.id