Rendang Berperan Majukan UMKM Sumbar

Kuliner khas Minangkabau, rendang menjadi salah satu masakan yang berperan penting bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Sumatera Barat, baik di dalam maupun di luar negeri. Selain untuk hidang tersebut juga sangat penting bagi masyarakat Sumbar.

Selain itu, masakan tersebut di tahun 2018 secara resmi telah ditetapkan sebagai satu dari sekian banyak hidangan Nasional Indonesia di negara-negara Asia Tenggara, seperti Malaysia, Singapura, Brunei, Filipina dan Thailand.

Hal ini disampaikan oleh Gubernur Sumatera Barat, irwan Prayitno saat menjadi narasumber dalam national conference “Dunia Rendang yang Mendunia” Menjadikan Percontohan Nasional dan Mensejahterakan Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk masyarakat Minang secara umum di Indonesia.

Rendang sudah dua kali masuk ke dalam masakan dunia pada tahun 2011 dan dinobatkan sebagai hidangan yang menduduki peringkat pertama daftar World’s 50 Most Delicious Foods (50 Hidangan Terlezat Dunia) versi CNN International.

“Di Minangkabau, rendang disajikan di berbagai upacara adat dan perhelatan istimewa. Meskipun rendang merupakan masakan tradisional Minangkabau, teknik memasak serta pilihan dan penggunaan bumbu rendang berbeda-berda menurut daerah. Jadi, rendang suatu anugrah yang merupakan keberuntungan bagi masyarakat Minang karena masakan nenek moyangnya diterima oleh rasa di dunia yang sudah CNN, bahkan dikenal sebagai masakan yang terlezat,” ujar Gubernu Irwan Prayitno di Rumah Dinas Gubernuran pada Minggu (9/8).

Gubernur juga mengungkapkan, bahwa ini adalah langsung sebagai turunan dari masyarakat Minang mendapatkannya. Oleh karena itu, perlu dijaga, dipelihara dan mempromosikan agar dapat meningkatkan peran rendang bernilai sosial, adat budaya, dan juga menjadikan bisnis ekonomi bagi pelaku UMKM untuk kepentingan ke depan.

Sehingga Rendang sebagai objek bisnis ekonomi yang diperjual belikan decara pasar sudah mulai, jadi perlu betul-betul dikelola secara profesional dan baik.

Gubernur Irwan Prayitno juga sampaikan, bahwa dengan bisnis yang menguntungkan untuk para pelaku usaha yang jelas dampak ekonomi cukup tinggi, kalau bicara adat budaya tidak perlu dirisaukan itu sudah menjadi turun temurun bagi masyarakat di Sumatera Barat.

Gubernur juga menuturkan, bahwa rendang juga mempunyai asupan gizi yang banyak dan manfaatnya dapat mensejahterakan ekonomi masyarakat juga mengurangi kemiskinan tentu UMKM sangat terbantu.


Ketentuan : 
Berita ini dan semua isi dari sumbar.travel diperbolehkan untuk diperbanyak, disebarluaskan dan dirubah seperlunya dengan mencantumkan sumber sumbar.travel

Sekilas Sumbar.Travel

Sumbar.travel merupakan situs publikasi kepariwisataan yang dikelola tim yang dibentuk Dinas Pariwisata Sumbar. Untuk menyebarkan informasi Dinas Pariwisata Sumbar menggunakan situs sumbar.travel, media sosial @sumbartravel, bekerjasama dengan GenPI Sumbar. Publikasi juga dilakukan melalui kerjasama dengan media luar ruang dan media massa. Paragraph

Ingin kegiatan, lembaga atau profil usaha pariwisata anda dipublikasikan? Kirimkan informasinya ke email: news@sumbar.travel

Informasi resmi Dinas Pariwisata Sumbar, bisa didapatkan di http://dispar.sumbarprov.go.id/