Kunjungan Wisata ke Pariaman Turun Dampak Cuaca Buruk

Pariaman – Jumlah kunjungan wisatawan ke Pariaman, Sumatera Barat, mengalami penurunan cukup signifikan akibat cuaca buruk yang melanda daerah itu selama sepekan terakhir, kata pejabat pemerintah setempat.

“Dari data yang kami himpun tercatat kurang lebih hanya 400 pengunjung yang bertolak ke Pulau Angso Duo selama sepekan terakhir,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pariaman, Elfis Candra, di Pariaman, Sabtu.

Secara umum ujarnya, pada hari biasa kurang lebih terdapat hingga 7.000 pengunjung ke daerah itu untuk menikmati berbagai objek wisata yang ada.

Namun akibat cuaca buruk yang melanda daerah itu selama satu minggu terakhir, terjadi penurunan kunjungan hingga 30 persen, kata dia.

“Kota Pariaman memang sedang fokus pada pengembangan sektor pariwisata, perubahan cuaca tentu berimbas langsung kepada ekonomi masyarakat dan kunjungan dari berbagai daerah,” katanya.

Kepala Seksi Pengembangan sumber daya manusia kerja sama dan investasi destinasi wisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pariaman, Riswady mengatakan selama sepekan terakhir jumlah kunjungan ke Pulau Angso Duo kurang lebih 400 orang.

“400 pengunjung tersebut kami data dari dua titik keberangkatan yaitu dari Muaro Pariaman dan Pantai Gandoriah,” katanya.

Biasanya, kunjungan paling ramai yaitu pada Sabtu dan Minggu yang bisa mencapai 200 orang per hari. Selain akhir pekan, tingkat kunjungan juga meningkat apabila libur panjang dan hari Raya Idul Fitri.

Pada umumnya pengunjung yang datang ke daerah itu berasal dari daerah Kota Padang, Bukittinggi, Payakumbuh, Pekanbaru hingga Provinsi Jambi.

Saat ini katanya, terdapat 38 unit kapal wisata yang tersebar di beberapa titik. Namun yang berstatus resmi hanya 23 unit yang bersandar di Muaro Pariaman.

Untuk tiket pulang pergi ke Pulau Angso Duo ujar dia, setiap pengunjung dikenakan Rp40 ribu yang sudah termasuk biaya asuransi apabila terjadi kecelakaan transportasi laut.

Sumber : antaranews.com