Kota Payakumbuh

Kota Payakumbuh merupakan salah satu daerah yang meraih berbagai penghargaan beberapa tahun terakhir. Inovasi dalam bidang sanitasi, pengelolaan sampah, pasar tradisional sehat, pembinaan pedagang kaki lima, dan drainase perkotaan mengantarkan kota ini meraih penghargaan Inovasi Managemen Perkotaan (IMP) pada 2012, Indonesia Green Regional Award (IGRA), Kota Sehat Wistara, dan sederet pengharaan lainnya.

Berada pada hamparan kaki Gunung Sago, bentang alam kota ini memiliki ketinggian yang bervariasi. Kota ini terdiri dari perbukitan dengan rata-rata ketinggian 514 meter di atas permukaan laut. Wilayahnya dilalui oleh tiga sungai, yaitu Batang Agam, Batang Lampasi dan Batang Sinama.

Dari catatan sejarahnya, Kota Payakumbuh terutama pusat kotanya dibangun oleh pemerintah Kolonial Hindia Belanda. Sejak keterlibatan Belanda dalam Perang Padri, kota ini dijadikan tempat penyimpanan hasil tanam kopi dan terus berkembang menjadi salah satu daerah administrasi pemerintah Kolonial Balanda.

Kota Payakumbuh, sebelum kemerdekaan, telah menjadi pusat pelayanan pemerintah, perdagangan dan pendidikan terutama bagi Luhak Limo Puluah.

Pada zaman pemerintahan Belanda, Payakumbuh adalah tempat kedudukan asisten residen yang menguasai wila­yah Luhak Limo Puluah, dan pada zaman pemerintahan Jepang, Payakumbuh menjadi pusat kedudukan pemerintah Luhak Limo Puluah.

Di balik sejarahnya yang panjang itu, Kota Payakumbuh dikenal dengan berbagai makanan atau kuliner khas, yakni botiah dan galamai. Selain itu, juga terdapat makanan khas lainnya, seperti boreh rondang, kipang, rondang boluk, rondang tolua dan martabak tolua. Pada nagari Tiakar dikenal makanan khasnya bernama paniaram yaitu kue dari beras ketan di campur gula enau.

Beberapa kawasan wisata di kota ini antara lain Ngalau Indah, Ngalau Sompik, Puncak Simarajo, Panorama Ampangan dan sebagainya. Selain itu pertunjukan Pacu Itik merupakan tradisi yang setiap tahunnya diselenggarakan pada nagari-nagari yang ada dalam kota ini juga menjadi salah satu atraksi pariwisata di kota ini.

Profil Daerah:

Daerah : Kota Payakumbuh
Provinsi : Sumatera Barat
Website Wisata :

Adat dan Budaya:

Info Praktis:

Layanan Publik:

Fasilitas:

  • Hotel
  1. Hotel Bundo Kanduang
  2. Hotel Mangkuto
  3. Hotel Bambu
  4. Wisma Flamboyan
  5. Hotel Faradisa
  • Restourant
  • Plaza

Destinasi Utama:

  • Ngalau Indah
  • Bukit Kelinci
  • Ngalau Sompik
  • Puncak Simarajo
  • Panorama Ampangan
  • Pacu Itiak
  • Jembatan Ratapan Ibu
  • Surau Dagang Rao-Rao Labuh Baru
  • Rumah Gadang Kapten Tantawi
  • Masjid Tuo Koto Nan Ompek
  • Masjid Gadang Balai Nan Duo Koto Nan Ompek
  • Rumah Gadang Tuanku Lareh Koto Nan Ompek
  • Makam Keramat Tanjung Lilin
  • Perkampungan Tradisional Minangkabau Balai Kaliki Koto Nan Godang
  • Rumah Museum Tan Malaka

Event Utama:

Kuliner Khas:

  • Botiah
  • Galamai
  • Boreh Rondang
  • Kipang
  • Rondang Boluk
  • Rondang Tolua
  • Martabak Tolua
  • Pinyaram