Cuaca Buruk, Pemkot Pariaman Imbau Kapal Wisata Hentikan Penyeberangan Ke Pulau

Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat, mengimbau seluruh pengusaha kapal wisata agar menghentikan sementara aktivitas penyeberangan ke pulau wisata karena kondisi cuaca belum normal di daerah itu.

“Bendera kuning telah dikibarkan di sekitar bibir pantai, artinya para nelayan, pengusaha kapal wisata dan masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas apa pun di laut demi keselamatan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Pariaman, Yota Balat di Pariaman, Jumat.

Pihaknya mengkhawatirkan apabila masyarakat tetap memaksakan berlayar di laut bebas akan berdampak buruk bagi keselamatan.

“Kami juga segera berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Pariaman untuk terus memantau perkembangan cuaca,” katanya. 

Terkait jumlah kapal wisata yang melakukan penyeberangan ke pulau ujar dia, saat ini terdapat 34 unit namun empat di antaranya belum mengantongi izin dan masih dalam proses.

Sementara itu Kepala BPBD Pariaman, Asrizal mengatakan berdasarkan koordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Padang Pariaman beberapa daerah di Sumbar masih berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

“Masyarakat harus berhati-hati karena pemberitahuan dari BMKG hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di Pariaman,” katanya. Selain itu pihaknya juga mengingatkan kepada para nelayan maupun pengusaha kapal wisata, agar tidak berlayar ke laut bebas dikarenakan kondisi cuaca masih belum normal.

“Kondisi cuaca belum normal, kami mengkhawatirkan jika nelayan tetap memaksakan diri akan berdampak buruk terhadap keselamatannya,” ujar dia.

Pemerintah setempat melalui BPBD lanjutnya, akan terus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk memantau perkembangan cuaca serta menginformasikan kepada masyarakat.

sumbar.antaranews.com