ASITA : Penerbangan BIM-Singapura Untungkan Sumbar

Padang – Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (ASITA) Sumatera Barat Ian Hanafiah menilai jadwal penerbangan rute Bandara Internasional Minangkabau- Singapura dan sebaliknya yang tidak terlalu pagi sudah tepat untuk mendukung pariwisata daerah.

“Jadwal penerbangan berpengaruh besar terhadap minat kunjungan wisatawan. Jadwal yang ditetapkan maskapai sudah tepat dan adil,” kata dia di Padang, Kamis.

Maskapai Air Asia melayani penerbangan rute Singapura – Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang Pariaman setiap hari. Jadwal keberangkatan pukul 08.55 WIB dari Singapura (waktu setempat) dan mendarat di BIM Padang 9.15 WIB.

Sementara jadwal penerbangan dari BIM Padang pukul 09.40 WIB dan mendarat di Singapura jam 11.55. WIB.

Sesuai jadwal itu, saat wisatawan datang dari Singapura bisa langsung menuju destinasi wisata yang diinginkan, siangnya baru masuk hotel. Jadwal itu juga “memaksa” wisatawan untuk menginap paling tidak satu hari di Sumbar.

“Jadwal keberangkatan yang tidak terlalu pagi juga akan memberikan kenyamanan karena wisatawan tetap bisa sarapan pagi tanpa harus terburu-buru untuk berangkat ke bandara,” kata dia.

Menurutnya itu akan sangat memberikan dampak positif bagi iklim pariwisata di Sumbar.

Sedangkan untuk warga Sumbar yang ingin berwisata atau belanja di Singapura juga mendapatkan jadwal yang bagus. Mereka bisa menginap di Singapura atau kembali dalam hari yang sama melalui Batam Kepulauan Riau.

Sebelumnya Wakil Gubernur Nasrul Abit menerima audiensi tim Air Asia yang dipimpin oleh Yohannes Heraldo (Head of Marketing), Edwin (Head Network & Airport Authority) dan sejumlah staf di Padang.

Kunjungan itu untuk menyampaikan informasi tentang penerbangan langsung Singapura Padang yang akan diluncurkan pada tanggal 9 Februari 2018.

Sumber : antaranews.com