2.500 Wisatawan Hadiri Festival Cap Go Meh di Padang

Padang – Sebanyak 2.500 wisatawan nusantara maupun mancanegara hadir dalam festival Cap Go Meh ke 2569 di Kota Padang, kata Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit.

“Wisatawan nusantara yang hadir pada festival ini didominasi dari Kepulauan Riau dan Provinsi Riau,” katanya di sela festival Cap Go Meh di Padang, Jumat.

Cap Go Meh dilaksanakan di kawasan Jembatan Siti Nurbaya, festival itu diisi dengan kegiatan arak-arakan kio atau patung dewa, pertunjukan Barongsai, wushu, dan arakan sipasan yakni kendaraan yang menyerupai kelabang dan di atasnya diduduki oleh ratusan anak kecil.

Dengan banyaknya wisatawan yang datang, kata Nasrul otomatis berimbas pada pemasukan ekonomi bagi masyarakat. Pihaknya memperkirakan uang yang berputar selama tiga hari wisatawan berada di Padang sebanyak Rp1,5 miliar.

Ia mengatakan Pemerintah Sumbar mendukung kegiatan ini salah satunya sebagai daya tarik wisata, apalagi saat ini perkembangan wisata di daerah itu sedang membaik.

“Di Padang salah satu daya tariknya adalah Kota Tua ini yang merupakan peradaban pertama di Padang,” ujarnya.

Ke depan ia berharap festival ini dapat lebih meriah dan dihadiri banyak wisatawan, apalagi di Kota Padang banyak keberagaman yang juga menjadi daya tarik.

“Keberagaman jangan dijadikan sekat di tengah masyarakat, namun kekuatan yang membangun,” kata Nasrul.

“Cap Go Meh merupakan waktu bagi masyarakat Tionghoa untuk merefleksi diri agar dapat menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya yang juga merupakan anggota DPRD Sumbar.

Pada perayaan ini, ia juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah karena telah mendukung secara penuh dan ke depan ia juga berharap festival tersebut lebih meriah lagi.

“Kami juga berharap ini menjadi agenda wisata tahunan,” tambahnya.

Sumber : antaranews.com