Wisata Edukasi Susu Perah

Wisata edukasi peternakan sapi perah menjadi salah satu ikon di Kota Padang Panjang, selain menghasilkan susu dan berbagai produk olahan.

Wisata edukasi ini dirintis oleh Kelompok Tani Permata Ibu sejak 2006 silam, namun pada 2017 mereka membenahi tatacara pengelolaannya untuk meningkatkan keuntungan.

Untuk wisata edukasi tersebut, Kelompok Tani Permata Ibu menyediakan paket bagi pelajar dan masyarakat umum dengan jumlah peserta minimal sebanyak 20 orang.

Setiap peserta cukup membayar sebesar Rp. 20.000. Dengan harga tersebut per orangnya, peserta sudah bisa menikmati sebotol susu sapi perah murni dan mengikuti beberapa kegiatan, seperti pengenalan budidaya sapi perah, pemberian pakan pada sapi, pemerah susu sapi, pengolahan susu juga pemboatan kompos.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pangan dan Pertanian Padang Panjang, Wahidin Beruh, menyebutkan pada 2017 tercatat ada lebih dari 2.000 pengunjung yang menikmati wisata edukasi di peternakan sapi perah Padang Panjang.

“Melalui wisata edukasi sapi perah ini kami punya harapan bisa meningkatkan serapan susu, sehingga menambah pendapatan para peternak dan usahanya tetap hidup,” kata Wahidin.

Di samping itu, pemerintah daerah membina peternak untuk menghasilkan produk olahan susu seperti kefir, yogurt, stik susu, keju, permen susu, dan es krim. Produk-produk itu dipasarkan melalui Rumah Susu yang berada beberapa meter dari terminal Bukit Surungan.