Solok Selatan Siapkan Tiga Objek Wisata Unggulan untuk Libur Lebaran

Padang Aro – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat menyiapkan tiga destinasi unggulan untuk dikunjungi pada libur Idul Fitri 1439 Hijriah.

Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Solok Selatan, Yolni Hendra di Padang Aro, Senin, mengatakan ketiga destinasi wisata yang sudah dipersiapkan tersebut yaitu Goa Batu Kapal di Kecamatan Sangir Balai Janggo, Kawasan Saribu Rumah Gadang di Kecamatan Sungai Pagu, dan pemandian Hot Water Boom di Kecamatan Pauh duo.

“Ketiga destinasi wisata tersebut memiliki keunggulan masing-masing dan sangat cocok untuk wisata keluarga,” katanya.

Dia menjelaskan untuk goa batu kapal memiliki pantulan cahaya yang membuat warna di dalam goa bisa berubah-ubah dan sangat cocok untuk lokasi foto.

Sedangkan hot waterboom pengunjung bisa merebus telur di spot hot springnya atau hanya sekedar berendam untuk merelaksasi diri di kolam yang sudah disediakan.

Sedangkan di kawasan saribu rumah gadang wisatawan bisa belajar budaya sekaligus menyaksikan atraksi tari “tampuruang” oleh penggiat seni sekitar.

Dia menyebutkan selain tiga destinasi wisata ini wisatawan juga memiliki alternatif lain yang dapat dikunjungi dan lokasinya juga tidak terlalu jauh.

Alternatif lain bagi wisatawan yaitu tubing ducati yang hobi wisata adrenalin, air terjun tansi ampek, air terjun kupitan, air malanca, kebun teh liki, air terjun kembar, dan puncak bangun rejo.

Kunjungan wisatawan saat libur lebaran akan ramai baik wisatawan lokal maupun luar daerah sehingga dipersiapkan sebaik mungkin.

“Seperi tahun sebelumnya hampir seluruh destinasi wisata yang ada di Solok Selatan ramai dikunjungi wisatawan saat libur lebaran,” ujarnya.

Dia menambahkan, wisatawan yang mengeluhkan sesuatu atau ingin mendapatkan informasi lebih lengkap bisa menghubungi nomor telepon seluler di 081363833992 atas nama Yolni Hendra, dan atas nama Budiman di nomor 081266106707.

Penggiat pariwisata Sumbar Yulnofrins Napilus mengatakan pemerintah daerah dan masyarakat sekitar harus mempersiapan souvenir minimal kaos dan oleh-oleh untuk menyambut liburan tahun ini.

“Masyarakat harus bisa membuat perantau dan wisatawan meninggalkan uang di Solok Selatan, untuk itu butuh souvenir dan oleh-oleh,” katanya.

Selain itu pemerintah juga harus mempersiapkan spanduk selamat datang bagi perantau dan ditempatkan di banyak lokasi.

“Bikin wisatawan dan perantau “jadi raja” saat pulang kampung supaya mereka berkunjung ke semua destinasi wisata dan belanja,” katanya.

Sumber : sumbar.antaranews.com, 📷: grandinamuara