Pemerintah Pesisir Selatan Bangun Pusat Informasi Kawasan Mandeh

Painan – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat anggarkan Rp 800 juta untuk membangun pusat informasi Kawasan Wisata Bahari Terpadu Mandeh guna memudahkan wisatawan mengeksplorasi salah satu objek wisata andalan daerah itu pada 2018.

Sekretaris Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Pemkab Pesisir Selatan Wendra Rofikto di Painan, Rabu, mengatakan selain akan memuat informasi tentang tempat-tempat menarik di Kawasan Mandeh, di pusat informasi itu juga terdapat miniatur kawasan sehingga wisatawan lebih cepat memahaminya.

Pusat informasi akan dibangun tidak jauh dari gerbang masuk kawasan sehingga keberadaannya mudah dijangkau.

“Jadi bagi wisatawan yang ingin ke Objek Wisata Batu Kalang, Puncak Mandeh ataupun ingin menyewa boat menyusuri Kawasan Mandeh maka dengan mudah menemui pusat informasi tersebut,” katanya.

Kawasan Mandeh berada di Kecamatan Koto XI Tarusan, bisa dijangkau dengan berkendara lebih kurang dua jam dari Kota Padang. Selain itu, kawasan tersebut juga bisa dijangkau melalui jalur laut, baik dari Pelabuhan Teluk Bayur, Bungus, maupun Muaro Padang.

Pada Sabtu (25/11), Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni menerima penghargaan penetapan Kawasan Mandeh sebagai Surga Tersembunyi Terpopuler pada Anugerah Pesona Indonesia (API) II di Jakarta.

Bupati Hendrajoni mengatakan penghargaan itu berkat kerja sama dan kekompakan masyarakat, pemerintah kabupaten, provinsi, bahkan kementerian dalam mengelola Kawasan Mandeh.

Di Kawasan Mandeh terdapat beberapa pulau eksotis yang bisa dikunjungi wisatawan, di antaranya Pulau Bintagor, Pulau Pagang, Pulau Ular, Pulau Marak, Pulau Cubadak, Pulau Taraju, Pulau Setan, Pulau Sironjong Kaciak, dan Pulau Sironjong Gadang.

Wisatawan juga dapat mengeksplorasi keindahan kawasan secara menyeluruh di Puncak Mandeh dan Puncak Paraku. Kedua lokasi itu merupakan tempat favorit wisatawan berswafoto.

Sumber : antaranews.com