Kunjungan Wisatawan ke Sumbar Naik 37,37 Persen

Padang – Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat (Sumbar) mencatat kunjungan wisatawan asing ke provinsi itu pada Februari 2018 mencapai 4.459 orang atau naik 37,37 persen dibanding Januari yang tercatat sebanyak 3.246 orang.

“Kunjungan wisatawan asing pada Februari 2018 memberikan kontribusi sebesar 0,37 persen terhadap total wisman yang berkunjung ke Indonesia sebanyak 1.201.059 orang,” kata Kepala BPS Sumbar Sukardi di Padang, Selasa.

Ia mengatakan pada Februari 2018 kunjungan masih didominasi oleh wisatawan asal Malaysia sebanyak 3.506 orang, Singapura 363, Australia 115 orang, dan Perancis 79 orang.

Kemudian, India 47 orang, Inggris 42 orang, Jerman 36 orang, Amerika Serikat 31 orang, Jepang 28 orang, Belanda 28 orang dan negara lainnya 184 orang.

Ia memastikan jumlah yang terdata tersebut adalah mereka yang masuk melalui imigrasi di Bandara Internasional Minangkabau, jika sebelumnya dari Jakarta atau Medan maka akan di data di bandara kedatangan.

Sementara Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (Asita) Sumatera Barat menyarankan pemerintah provinsi bisa meniru cara-cara yang dilakukan oleh Malaysia dalam menggaet wisatawan sehingga kunjungan turis ke Sumbar bisa terus naik.

“Saat ini ada dua kali penerbangan langsung dari Padang ke Kuala Lumpur, ini merupakan potensi yang bisa dioptimalkan untuk menarik lebih banyak lagi wisatawan asal Malaysia,” kata Ketua Asita Sumbar Ian Hanafiah.

Menurutnya salah satu strategi yang bisa diterapkan adalah menyediakan semua kebutuhan wisatawan dan memberikan pelayanan terbaik.

“Malaysia menyediakan wisata yang lengkap mulai dari tujuan yang beragam, makanan enak dan halal, tempat berobat yang nyaman hingga tempat belanja yang menarik,” kata dia.

Sebelumnya, Direktur Tourism Malaysia di Medan Azhari Haron menyebutkan pada 2017 jumlah wisatawan Indonesia yang datang ke Malaysia mencapai 2,79 juta orang dengan lama menginap rata-rata 5,7 malam dengan total pendapatan 8,48 miliar ringgit.

Pada 2017 Malaysia berhasil membukukan pendapatan dari sektor wisata sebesar 82 miliar ringgit dengan total kunjungan wisatawan 25,9 juta orang.

“Kami menargetkan pada 2018 jumlah kunjungan wisatawan mencapai 36 juta turis,” kata dia.

Ia juga menargetkan kunjungan wisatawan asal Sumatera Barat khususnya Padang dan Bukittinggi ke negeri Jiran tersebut dengan menggelar kampanye Visit Malaysia 2020.

“Kami menggelar pertemuan dengan biro perjalanan, pengelola hotel, komunitas pariwisata di Padang dan Bukittinggi untuk memperkenalkan produk unggulan wisata Malaysia,” katanya.

Sumber : sumbar.antaranews.com