Jam Gadang

Jam Gadang merupakan landmark Kota Bukittinggi, dibangun pada tahun 1926 sebagai hadiah dari Ratu Belanda kepada Rook Maker, sekretaris atau controleur Fort de Kock (sekarang kota Bukittinggi) pada masa pemerintahan Hindia-Belanda . Jam Gadang di desain oleh arsitek lokal yaitu “Yazin Sutan Gigi Ameh”
Perpaduan Arsitektur Eropa dan lokal membuat menara ini terlihat kokoh dan indah sebagai kawasan pedestrian di tengah kota Bukittinggi, dengan taman kota yang luas ditumbuhi tanaman peneduh