Ini Daftar Objek Wisata Pasaman Barat yang akan Dibenahi 2018

Simpang Empat – Dinas Pariwisata Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) benahi sejumlah objek wisata yang ada pada 2018.

“Benar, pengembangan objek wisata terus kita lakukan terutama melengkapi sarana prasarana yang ada untuk memberikan kenyamanan pengunjung,” kata Kepala Dinas Pariwisata Pasaman Barat, Armen di Simpang Empat, Rabu (31/1).

Ia mengatakan pihaknya melanjutkan perencanaan program tahun sebelumnya pengembangan di kawasan objek wisata Air Bangis dan sejumlah objek wisata lainnya,” katanya.

Menurutnya selain meningkatkan sosialisasi kesadaran wisata juga melengkapi sarana prasarana pembangunan dermaga Pulau Pigago dan pembangunan landscape Bukit Marando Air Bangis.

Pihaknya saat ini telah membentuk 13 kelompok sadar wisata (pokdarwis) yang dilatih untuk menyosialisasikan pentingnya sadar wisata di tengah-tengah masyarakat.

“Pokdarwis ini bertugas melakukan sosialisasi tentang kepariwisataan yang tujuan akhirnya bagaimana masyarakat sekitar berperan memajukan wisata. Jangan ada punguan liar dan memberikan layanan ramah kepada pengunjung,” ujarnya.

Ia mengharapkan, dengan adanya gerakan sadar wisata tersebut, akan ada perubahan perilaku masyarakat. Sehingga akan tercipta sapta pesona wisata (aman, tertib, indah, nyaman dan bersih dan kenangan).

Untuk mendukung memajukan wisata juga diperlukan transportasi yang memadai ke lokasi wisata, menjaga kebersihan, dan ada souvenir.

“Untuk tahun 2018 pantai Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas akan dijadikan wisata andalan Pasaman Barat,” katanya.

Ia menyebutkan master plan pengembangan wisata Air Bangis sudah ada. Tinggal lagi meningkatkan pelatihan gaet, pramuwisata, rescue dan pembinaan terhadap masyarakat kelompok sadar wisata dan ditunjang usaha ekonomi kreatif.

Pihaknya mnegharapkan dukungan instansi terkait dalam memajukan wisata yang ada. Memajukan wisata dibutuhkan kerja sama semua pihak atau perlu “dikeroyok” secara bersama.

Sebab, katanya tidak hanya lokasi objek wisata yang dikembangkan tetapi juga infrastruktur menuju lokasi itu perlu diperbaiki. Selain itu juga pembinaan berbagai kerajinan dan sadar wisata.

“Terpenting sekali adalah kenyamanan pendatang saat berada di objek wisata. Jangan ada pemalakan dan pemaksaan. Buat wisatawan senyaman mungkin,” harapnya.

Sumber : antaranews.com