Gelar Bimtek Darwis, Kadispar Sumbar: Peran Masyarakat Jadi Tuan Rumah yang Baik di Obyek Wisata

PadangĀ – Dinas Pariwisata Sumbar menggelar Bimbingan Teknis Peningkatan dan Pengembangan Gerakan Sadar Wisata bagi 50 Pokdarwis Pessel di Hotel Fave Padang, Senin (16/7/2018). Hadir juga tim Percepatan Pengembangan Kuliner Kemenpar RI, Ismayanti. Dengan tema Melalui Bimtek Gerakan Sadar Wisata Kita.

Kelompok Sadar Wisata merupakan salah satu kelompok dalam masyarakat yang memiliki peranan dan kontribusi penting dalam pengembangan pariwisata, karena itu keberadaannya harus selalu dibina dan didukung terus sehingga bisa lebih berperan efektif dalam menggerakan partisipasi masyarkaat untuk mewujudkan lingkungan dan suasana yang kondusif bagi pertumbuhan kegiatan kepariwisataan di sekitar destinasi.

Kabid Destinasi Dinas Pariwisata Sumbar, Doni Hendra mengatakan “Pokdarwis yang sudah ada harus bisa menyatu dengan masyarakat karena nantinya merekalah yang akan membantu pengembangan pariwisata, ” kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar diwakili Kabid Destinasi, di Hotel Fave Padang, Senin (16/7/2018)

“Masyarakat jadi tuan rumah di daerah obyek wisatanya, sehingga mereka menjadi agen promosi di obyek wisata setempat,” tegasnya.

Doni mengatakan para peserta pelatihan merupakan warga yang berdomisili di sekitar objek wisata dan mereka yang sudah membentuk kelompok sadar wisata.

“Maju mundurnya pariwisata Sumbar sangat tergantung pada pemerintah, swasta dan masyarakat. Oleh sebab itu Pokdarwis harus bisa memberdayakan masyarakat di sekitar destinasi wisata. Mereka memberikan penjelasan bahwa dengan pariwisata ini akan berdampak pada majunya perekonomian,” tegasnya.

Doni menambahkan bahwa keberadaan Pokdarwis penting dalam memajukan sektor pariwisata di mana masyarakat berperan menciptakan gerakan sadar wisata dan kondisi yang kondusif menyambut wisatawan yang berkunjung ke Sumatera Barat.

Masyarakat lanjut Doni merupakan ujung tombak kemajuan sektor pariwisata melalui program pemerintah dalam menyediakan infrastruktur perlu dukungan partisipasi masyarakat yang kuat.

“Kami memperkuat masyarakat yang bergabung dalam Pokdarwis ini untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian, untuk memajukan pariwisata berbasis agama dan budaya di Sumbar,” ucapnya.

Doni mengharapkan para peserta pelatihan dapat mengajak masyarakat sekitar untuk menanamkan kesadaran tentang arti penting parwisata dan bersama-sama memajukan pariwisata daerah sehingga akan tercipta sapta pesona wisata, pungkas Doni.

Dikatakannya, masyarakat adalah salah satu unsur penting pemangku kepentingan untuk bersama sama dengan pemerintah dan kalangan usaha atau swata bersinergi melaksanakan dan mendukung pembangunan kepariwisataan.

“Pentingnya peran serta masyarakat dalam pengembangan sadar wisata agar pengunjung nyaman berkunjung di objek wisata yang merupakan implementasi tujuh unsur Sapta Pesona,” tuturnya.

Tambahnya, kegiatan pemberdayaan destinasi memainkan peran penting guna mewujudkan masyarakat destinasi pariwisata yang sadar wisata. “Dengan sadar wisata akan tercipta kondisi yang kondusif bagi wisatawan untuk berwisata. Diharapkan juga dengan sektor pariwisata ini dapat menunjang kesejateraan masyarakat disekitar destinasi pariwisata,” pungkasnya.

Sumber : minangkabaunews.com, 📷: rakimanputra via ayokepasaman