Potensi objek wisata Danau Hijau bekas Tambang di Sijunjung

Kabupaten Sijunjung kita akan teringat dengan buah khasnya, yaitu lansek (langsat). Kabupaten yang merupakan induk pemekaran dari Kabupaten Dharmasraya ini juga memiliki banyak potensi objek wisata yang dapat di andalkan. Sungai dengan arus yang deras, puncak bukit yang tinggi dan menampilkan panorama alam serta puluhan ngalau pun ada di Kabupaten ini. Tambang batubara dan menyadap pohon karet masih merupakan kegiatan penduduk di Kabupaten Sijunjung.

Nah Kali ini kami akan memberikan sedikit keindahan danau dibalik kokohnya bukit barisan ini, bekas tambang batubara di Nagari Bukit Bual, Kecamatan Koto VII. Lokasi menuju danau hijau ini berada di Simpang 3 Tanjung Ampalu (di bawah pasar Tanjung Ampalu). Di mulai dari sebuah simpang selepas jembatan kita akan menyusuri jalan aspal, sekitar 7 kilomenter ke dalam walaupun ada beberapa jalan yang amblas dan tebing yang longsor akibat hujan dalam seminggu kemarin.

Apabila kita pertama ke lokasi pasti akan kesulitan menemukan lokasinya, kalau jalur menuju Danau hijau ini hanya satu jalannya dari Tanjung Ampalu, setelah memasuki sebuah simpang di dekat jembatan lalu ikuti terus sampai habis ujung jalan aspalnya. Setiba di penghabisan jalan aspal terdapat 3 simpang, lalu ambil arah ke kanan. Di awal simpang ke kanan akan ada simpang berbentuk huruf V, lalu ambil yang ke kanan, sesuai foto di atas.
 
Lokasi untuk parkir cukup luas dan kendaraan roda 4 pun bisa masuk menuju dekat dengan lokasi. Untuk biaya parkir tidak ada, hanya berupa sumbangan sukarela.
Berikut beberapa dokumentasi dari Danau Hijau Bukit Bual
Walaupun merupakan bekas tambang namun Danau ini menawarkan pesona lain dari Kabupaten Sijunjung dan menabah keindahan dikota tersebut dan juga pemandangan yang menawan sekali.
jagan ketingalan untuk mengunjugi danau biru ini, danau ini bisa mengobati hati yang sedang galau lho..