“Basikakeh Roda Basi” Diharapkan Mampu Mempopulerkan Agrowisata Solok

Solok – Wali Kota Solok, Sumatera Barat Zul Elfian mengatakan gelaran “basikakeh roda basi” atau lomba membajak sawah yang digelar pemerintah setempat mampu mempopulerkan agrowisata daerah itu.

“Lomba membajak sawah ini merupakan yang kedua kali, namun tetap diminati dan semakin ramai dikunjungi masyarakat,” kata dia di Solok, Kamis.

Ia mengharapkan masyarakat dapat mengambil hikmah dari kegiatan ini, karena selain untuk menunjukkan sawah yang subur, kegiatan ini juga bentuk syukur setelah panen.

Dalam kegiatan ini ada pelajaran kebersamaan, seperti lomba pacu “upiah” atau menarik pelepah pinang yang di atasnya duduk rekan timnya menunjukkan perlunya kerja sama. Kegiatan apapun di tengah masyarakat harus bersatu agar berhasil mencapai tujuan.

Kemudian kegiatan ini mengumpulkan semua lapisan masyarakat, dari kelompok tani, bundo kanduang (perempuan), tokoh adat, kepala OPD, dan lainnya.

“Kita berharap lomba ini semakin meningkatkan kebersamaan masyarakat dan tingkat kunjungan masyarakat ke Solok,” katanya.

Sementara Ketua DPRD Solok, Yutris Chan mengatakan lomba ini menggambarkan bagaimana petani mengolah sawah dengan penuh semangat.

“Ini juga wujud syukur dan kepedulian bundo kanduang, serta ninik mamak akan tradisi dan kesenian daerah,” ujarnya.

Ia mengapresiasi ide dari masyarakat dengan lomba ini. Sebelumnya sudah ada “basipeteang” atau jelajah alam dengan motor antik, “basilanja” atau lomba pacu kuda.

“Kita coba memakai bahasa daerah yang mulai tergerus oleh zaman sehingga memancing generasi muda ikut menyaksikan,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan ini memunculkan ide lain yang lebih kreatif agar Kota Solok semakin dikenal dan akan berefek pada peningkatan ekonomi masyarakat.

Sumber : antaranews.com,  📸 komaarea